Timing

Penguasaan akan timing (waktu) akan sangat ditentukan oleh eksperimen pribadi dengan menggunakan metoda trial dan error. Dasarnya adalah: lebih banyak gambar antar pose akan memperlambat dan menghaluskan aksi sementara lebih sedikit gambar akan membuat aksi bergerak lebih cepat dan kasar. Variasi antara keduanya dalam sebuah adegan akan menambah tekstur dan perhatian pada pergerakan.  Mempelajari gerak aktor di atas panggung dan film akan sangat bermanfaat ketika kita menganimasikan karakter manusia atau hewan.

Perhatikan video berikut:

Disini kita bermain dengan timing dan spacing. Untuk membedakan keduanya, perhatikan kedua video berikut.

Spacing:

Timing:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: