Slow-in dan Slow-out

Slow-in dan Slow-outPerhatikan foto disamping. Ketika sebuah aksi berlangsung, kita membutuhkan lebih banyak gambar pada pose awalnya, kemudian berkurang banyak  di pertengahan dan lebih banyak gambar di dekat pose berikutnya. Gambar yang lebih sedikit akan mempercepat aksi yang dianimasikan dan gambar yang lebih banyak akan memperlambat. Slow-ins dan slow-outs akan memperhalus pergerakan, membuatnya terlihat lebih hidup

Perhatikan gambar berikut:

Disini terlihat bagaimana bola melaju lebih cepat ketika memantul dari lantai kemudian melambat ketika akan sampai atas sebelum akhirnya berhenti dan kemudian melaju kembali sampai akhirnya memantul kembali. Untuk mendapatkan efek seperti ini kita membuat frame (gambar) lebih banyak pada saat bola memantul dari lantai, kemudian framenya menjadi 2-3 tiga saja pada saat bola mencapai puncak dan lebih banyak frame ketika bola akan menyentuh lantai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: