Aksi Follow Through dan Overlapping

Ketika tubuh sebuah karakter berhenti bergerak, sesungguhnya bagian-bagian tubuh lainnya masih terus bergerak mengikuti berat tubuh karakter tersebut misalnya tangan, rambut yang panjang, baju, ekor jubah, dll. Ini yang disebut follow through. Aksi overlapping adalah aksi yang terjadi ketika sebuah karakter berganti/berbalik arah jalan sementara pakaian dan rambutnya masih bergerak ke arah depan yang kemudian baru mengikuti arah yang baru setelah beberapa frame berikutnya. Istilah “DRAG” dalam animasi adalah seperti Goofy yang mulai berlari tapi kepala dan bagian atas dari tubuhnya masih tertinggal dibelakang dan baru mengikuti tubuhnya beberapa frame kemudian. Contoh lainnya adalah ketika Putri Salju mulai menari, pakaiannya tidak akan langsung mengikuti pergerakannya tapi baru akan menyusul beberapa frame kemudian. Rambut yang panjang dan ekor hewan juga perlu ditangani dengan aksi follow through dan overlapping. Dalam hal ini timing menjadi sangat kritikal di dalam pemanfaatan aksi follow through dan overlapping.

Perhatikan video berikut:

Disini terlihat ketika rel bergerak kekiri, pendulum baru menyusul beberapa frame kemudian. Pergerakan menjadi lebih rumit ketika pendulum masih bergerak, rel bergerak kembali yang mengakibatkan pendulum harus menyesuaikan pergerakannya sesuai dengan pergerakan arah rel. Contoh yang lebih rumit dapat kita lihat pada gerakan rumput laut berikut:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: